OUTING CLASS: Menumbuhkan Wawasan Budaya melalui Sejarah dan Kearifan Lokal kota Medan


 Outing Class merupakan kegiatan belajar yang dilakukan di luar sekolah. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat serta menjadi motivasi siswa/i dalam pembelajaran yang efektif dan aktif. Sesuai dengan temanya "Menumbuhkan Wawasan Budaya melalui Sejarah dan Kearifan Lokal kota Medan",kegiatan outing class ini bertujuan untuk menambah wawasan serta pengetahuan siswa/i SMP swasta An Nizam dalam menyelami sejarah dan budaya serta kearifan lokal yang ada di kota Medan.

Outing Class dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Mei 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di empat tempat berbeda yang memiliki sejarah dan merupakan salah satu kebudayaan di kota Medan. Adapun rute tempat yang dikunjungi adalah Masjid Raya Al Mahsun - Museum Perkebunan Indonesia - Museum Perjuangan 45 - Masjid Agung Medan. 



Kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan susunan acara yang telah direncanakan. Dimulai dengan melaksanakan sholat dhuha di Masjid Raya Al Mahsun, belajar mengenai sejarah perkebunan serta belajar bagaimana cara mengelola tanaman hidroponik di museum perkebunan. Selain itu, di museum perjuangan 45, siswa/i juga belajar tentang sejarah dari perjuangan militer di Indonesia, dan ditutup dengan sholat dzuhur berjamaah di Masjid Agung Medan. 



Bapak Robin Ginting, M.Pd., selaku kepala sekolah, sangat antusias melihat siswa/i yang bersemangat dalam kegiatan outing class ini. "Kegiatan ini dimulai dengan kunjungan yang dilakukan ke Masjid Raya Al Mahsun, yang merupakan masjid bersejarah di kota Medan. Disini kita dapat belajar secara aktif dan menyenangkan, karena suasana luar sekolah yang mendukung kegiatan ini. Siswa/i dapat melihat dan mengetahui secara langsung mengenai hal-hal apa saja yang merupakan peninggalan-peninggalan bersejarah yang ada di kota Medan", ungkap bapak Robin Ginting saat ditanya mengenai kegiatan outing class. 



"Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan kita semua dalam mencintai dan membudayakan kota Medan", harap bapak Robin Ginting,M.Pd., lagi.

2 komentar: